Online 69 Pengunjung

Selamat datang di Portal Web Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar, biasa disingkat KPBWM atau Kompa Dansa Mandar atau KDM.         Bergabunglah bersama kami, Komunitas untuk mendapatkan berbagai informasi seputar budaya serta wisata yang ada di Tanah Mandar.

Home Artikel Memotret Sisi Dermaga Kota Majene

Memotret Sisi Dermaga Kota Majene Cetak
oleh Tommuane Mandar   
Kamis, 01 Agustus 2013 11:38 | Tampil : 1384 kali.

Majene, kota kabupaten yang masuk dalam wilayah provinsi Sulawesi Barat adalah salah satu dari enam kabupaten yang menyusun provinsi ini. Majene menjadi kabupaten yang berusia cukup tua seusia Mamuju, dan Polewali Mandar, kabupaten Mamasa, kabupaten Mamuju Utara dan kabupaten Mamuju Tengah menjadi kabupaten pendukung yang merupakan hasil pemekaran.

Dermaga Kota Majene
Dermaga kota Majene tampak dari kejauhan
Foto : Tommuane Mandar

Kota Majene memiliki garis panjang pantai sekitar 125 km yang memanjang dari selatan hingga ke utara, karena alasan topografi pesisir pantai yang cukup panjang ini, maka ketika anda melintasi wilayah kabupaten Majene maka pemandangan pesisir pantai adalah view yang akan sering anda temui. Dari topografi kota Majene ini pulalah berkembang budaya dan penghidupan masyarakat yang dekat dengan laut, karena itu potensi laut dan pesisir adalah hal yang dominan di kota kabupaten ini. Sebagian masyarakatnya hidup di wilayah pesisir dan menggantungkan hidup dari laut, walaupun tidak semua masyarakat berdomisili di wilayah pantai.

Masyarakat kota Majene sehari-hari dekat dengan kehidupan laut dan pesisir adalah hal yang wajar. Perahu nelayan, ikan segar, tempat pelelangan ikan, aroma laut, semuanya adalah hal yang lumrah bagi masyarakat di kota ini. Dan tempat-tempat masyarakat kota ini berkumpul adalah umumnya dekat dengan laut dan pantai.
Pantai Dato Majene
Tampak di ujung daratan adalah Pantai Dato dengan pasir putihnya
Foto : Tommuane Mandar
Pemandangan Pelabuhan Majene
Pemandangan pelabuhan Majene tampak dari atas
Foto : Tommuane Mandar
Perahu Nelayan Majene
Perahu nelayan di pesisir pantai Majene yang ditambatkan
Foto : Tommuane Mandar
Dinding Pemecah Ombak Majene
Salah satu dinding pemecah ombak di Pantai Majene
Foto : Tommuane Mandar

Secara umum kota kabupaten ini beriklim cukup panas dengan masa musim penghujan yang singkat, namun perubahan iklim saat ini yang cukup ekstrim membuat kota Majene menjadi tidak dapat ditentukan masanya, kadang iklimnya panas namun dilain waktu hujan dapat saja tiba-tiba muncul.

Sisi dermaga Majene adalah tempat yang paling mudah dikunjungi jika anda ingin berwisata, walaupun memang juga terdapat objek wisata yang terdapat di daerah pegunungan. Di  dermaga anda akan dengan mudah menemukan para pemancing ikan, nelayan yang pulang dari laut, anak-anak yang mandi, serta warga yang sedang menikmati pemandangan pantai.

Penulis :

Tommuane MandarTommuane Mandar, saat ini menetap di Makassar, hobi travelling dan fotografi. Pecinta wisata kuliner, sedang merintis pelestarian aspek budaya dan promosi tempat-tempat wisata di tanah Mandar - Sulawesi Barat lewat pengembangan dunia literasi via promosi sosial media.
 

Comments 

 
#1 2013-08-16 17:00
cantik
Quote
 

Silahkan beri komentar, kalau ada link yang mati atau isinya perlu dikoreksi, laporkan juga disini.

Jawab :



Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar - Kompadansa Mandar
Desktop Version || Mobile Version || Feeds || Blog || Album Picasa || Saluran Youtube
Desain - Copyright © 2013-2017