Online 62 Pengunjung

Selamat datang di Portal Web Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar, biasa disingkat KPBWM atau Kompa Dansa Mandar atau KDM.         Bergabunglah bersama kami, Komunitas untuk mendapatkan berbagai informasi seputar budaya serta wisata yang ada di Tanah Mandar.

Home Artikel Pikelluq Masih Tetap Lestari Di Mandar, Sulawesi Barat

Pikelluq Masih Tetap Lestari Di Mandar, Sulawesi Barat Cetak
oleh Muhammad Qasim   
Kamis, 04 Desember 2014 14:30 | Tampil : 973 kali.

Meski telah hadir mesin yang membantu urusan rumah tangga namun warisan "Pikelluq" masih ada dan tetap digunakan di rumah orang-orang suku Mandar, ini pun masih berfungsi dengan baik tanpa BBM (bahan bakar minyak) tanpa listrik dan tentunya tanpa polusi udara. Kami biasa menyebutnya dengan "Pikelluq",adalah alat yang digunakan utuk mengambil daging buah kelapa dari tempurungnya, biasanya tujuannya untuk mengambil santan.

pikelluq mandar sulawesi barat alat untuk mengeruk daging buah kelapa

Alat pengeruk daging buah kelapa yang diberi nama "Pikelluq" (Foto : Muhammad Qasim)

Percaya atau tidak selain berfungsi sebagai alat dapur yang dapat membakar kalori, alat ini juga punya sisi magis yang sering diceritakan oleh para orang tua, alat ini dengan niru konon dipercaya dapat meredakan angin ribut, cara penggunaannya adalah letakkan alat ini dibalik pintu bersama nyiru, maka angin ribut akan berhenti.

Tidak sembarangan menggunakan pikelluq harus berhati-hati, karena jika tidak maka tangan akan terluka oleh matanya yang bergerigi dan tajam. Kalau sekarang alat kukuran kelapa banyak beredar di pasaran dan tinggal memasukkan buah kelapa yang telah dikupas kulitnya, maka dengan menggunakan pikelluq ini maka anda akan mengambil daging buah kelapa dengan cara yang paling tradisional dan manual. Salah satu kelebihannya adalah saat mendorong tempurung kelapa hingga daging buah keluar dibutuhkan dorongan yang kuat dan terarah, dipastikan anda akan berolahraga ketika menggunakan alat ini. Ditengah banyaknya alat modern yang dapat mengolah daging buah kelapa, ternyata alat "pikelluq" masih dimiliki dan digunakan oleh keluarga di suku Mandar, Sulawesi Barat.


Kontributor :

Muhammad Qasim , Polewali Mandar, Sulawesi Barat

Kontak Saya

facebook :  https://www.facebook.com/profile.php?id=100001087843150

 

Silahkan beri komentar, kalau ada link yang mati atau isinya perlu dikoreksi, laporkan juga disini.

Jawab :



Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar - Kompadansa Mandar
Desktop Version || Mobile Version || Feeds || Blog || Album Picasa || Saluran Youtube
Desain - Copyright © 2013-2017