Penyambutan Sekretaris Badan PSDMPK dan PMP Kemendikbud Dengan Rebana, Kuda Menari, dan Tarian Mandar Cetak
oleh Administrator   
Kamis, 28 November 2013 07:15 | Tampil : 1747 kali.

Pelestarian budaya daerah sejatinya dilakukan oleh berbagai pihak untuk membuatnya menjadi tugas yang mudah dilakukan, seperti layaknya menyumbang sebuah batu bata untuk mendirikan satu rumah pelestarian budaya lokal. Pihak LPMP (Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Sulawesi Barat) salah satu phak yang menggunakan konten budaya saat melakukan penyambutan pada saat kedatangan Sekretaris Badan PSDMPK dan PMP Kemendikbud di Sulawesi Barat beberapa waktu yang lalu.

Suguhan penyambutan Sekretaris Badan PSDMPK dan PMP Kemendikbud ini dimeriahkan dengan pertunjukan Kuda Pattuqduq diringi dengan tabuhan rebana  Mandar "Parrawana" dan Penyajian tarian daerah Mandar di LPMP Sulawesi Barat.

pertunjukan kuda menari mandar lpmp sulbar

Saat Sekretaris Badan PSDMPK dan PMP Kemendikbud menaiki kuda pattuqduq
(Foto : Rustam Djafar Ali)

pertunjukan tarian mandar lpmp sulawesi barat

Pertunjukan tarian kreasi Mandar di LPMP Sulawesi Barat
(Foto : Rustam Djafar Ali)

pertunjukan rebana mandar lpmp sulawesi barat

Pertunjukan parrawana (rebana Mandar) saat mengiringi kuda Pattuqduq menari di LPMP Sulawesi Barat (Foto : Rustam Djafar Ali)

Jika melihat dari sisi pelestarian budaya daerah, maka sejatinya setiap kegiatan (Pemerintah, Lembaga/Organisasi, atau masyarakat) dibuka atau dimeriahkan dgn atraksi seni budaya. Hal ini sedikit banyak dapat mendekatkan masyarakat kepada pertunjukan-pertunjukan lokal yang khas dengan daerah setempat, lalu ini juga dapat menjadi sebagaia sebuah bagian dari bagaimana langkah mengenalkan budaya lokal pada pihak pendatang yang berasal dari luar, satu pencitraan da pembentukan karakter yang cukup baik untuk daerah.