Online 39 Pengunjung

Selamat datang di Portal Web Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar, biasa disingkat KPBWM atau Kompa Dansa Mandar atau KDM.         Bergabunglah bersama kami, Komunitas untuk mendapatkan berbagai informasi seputar budaya serta wisata yang ada di Tanah Mandar.

Home Berita Parredi Papang (Badminton Tradisional) Kembali Marak Di Polewali Mandar

Parredi Papang (Badminton Tradisional) Kembali Marak Di Polewali Mandar Cetak
oleh Hijranah   
Senin, 13 Januari 2014 21:35 | Tampil : 1973 kali.

Di daerah Polewali dan sekitarnya saat ini sedang marak kembali permainan "redi papan" Olahraga badminton gaya tradisional yang menggunakan raket kayu yang biasa disebut dengan nama "passappa" (pemukul). Passappa ini terbuat dari kayu yang agak ringan dan telah dibentuk sedemikian rupa sehingga nyaris mirip bentuknya dengan raket sungguhan namun dengan gagang yang lebih pendek. Raket ini kemudian dilapisi bahan berupa gabus yang sangat tipis lalu d balut dengan selotip.

Beberapa tahun yang lalu permainan "redi papan" ini pernah marak di daerah-daerah di Mandar (Sulawesi Barat) sebagai olahraga murah dan seru untuk dimainkan. Bahkan olahraga ini dipertandingkan baik itu secara tim(kelompok) atau perorangan. Saat itu nyaris dapat kita temukan puluhan lapangan badminton beralaskan tanah dengan lampu penerangan yang dibuat seadanya. Mengapa kemudian dibutuhkan lampu? karena permainan ini juga dimainkan pada malam hari.

Sewaktu kecil permainan badminton hanya di lakukan oleh anak-anak dengan raket buatan yang sangat sederhana, karena jika menggunakan raket asli, dikihawatirkan raketnya cepat patah, jadilah dibuatk raket papan. Bagian yg digunakan utk memukul "bulu" atau bola "cock" berbentuk persegi dan dibuatkan pegangan, namun sekarang dari anak-anak hingga orang dewasa pun memainkan permainan "redi papan", dengan bentuk "passappa" yang lebih artistik dan enak dilihat.

Untuk soal peraturan dan cara memainkan "redi papan" tidak berbeda dengan permainan bulutangkis/badminton biasa,  cock yang digunakan pun dimodifikasi, ujung yg berupa gabus itu diikat lagi dengan 'tasi' ato tali kail yg biasa dipakai memancing, lalu dibalut dengan selotip agar cock tersebut tidak mudah rusak.

Lapangan yg digunakan pun serupa dengan lapangan badminton, namun di beberapa tempat lapangannya hanya beralaskan pasir dengan garis pembatas area yang menggunakan bilah bambu yang dipipihkan dan disusun membentuk lapangan badminton sungguhan.

lapangan parredi papang polewali mandar

Salah satu lapangan "Parredi Papang" di daerah Polewali (Foto : Hijranah)

Dan keseruan luar bisa akan terasa saat di adakan permainan tandang dari tim-tim redi papan antar desa atau dusun yang melakukan pertandingan persahabatan.


Penulis :

hijranahHijranah, berasal dari Polewali Mandar, saat ini menetap di Mamuju, Sulawesi Barat, dan  bekerja di bagian keuangan Kantor Gubernur Provinsi Sulbar. 

Kontak Saya :


 

Silahkan beri komentar, kalau ada link yang mati atau isinya perlu dikoreksi, laporkan juga disini.

Jawab :



Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar - Kompadansa Mandar
Desktop Version || Mobile Version || Feeds || Blog || Album Picasa || Saluran Youtube
Desain - Copyright © 2013-2017