Online 21 Pengunjung

Selamat datang di Portal Web Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar, biasa disingkat KPBWM atau Kompa Dansa Mandar atau KDM.         Bergabunglah bersama kami, Komunitas untuk mendapatkan berbagai informasi seputar budaya serta wisata yang ada di Tanah Mandar.

Home Budaya Suku Dakka Kehilangan Jati Diri

Suku Dakka Kehilangan Jati Diri Cetak
oleh Muhammad Hasbi   
Senin, 04 November 2013 12:45 | Tampil : 1407 kali.

Suku Dakka merupakan salah satu suku yang berdiam di Polewali Mandar Sulawesi Barat,  selama ini masyarakat luar hanya mengenal suku Mandar di daerah Sulawesi Barat, tetapi setelah di telusuri secara mendalam, ternyata di daerah Polman telah banyak di temui suku bangsa di daerah itu diantaranya adalah suku todakka, pannei, dan pattae.

ilustrasi suku dakka kehilangan jati diri

Ilustrasi suku Dakka kehilangan jati diri (Foto : www.fineartamerica.com)

Ketiga jenis suku bangsa tersebut masing – masing memiliki bahasa yang berbeda dengan suku Mandar, seperti halnya kata ” besar” dalam bahasa Mandar di sebut kayyang, dalam bahasa todakka di sebut katongko, dan banyak lagi perbedaan kata yang lain.

Adanya perbedaan bahasa itu menguatkan asusmsi bahwa suku todakka ada sejak zaman nenek moyang dulu bersamaan lahirnya suku – suku bangsa di nusantara ini, termasuk suku Mandar.

Suku todakka yang banyak mendiami daerah di kecamatan Tapango, Wonomulyo, Matakali, kini sudah banyak bercampur baur dengan suku lainnya di nusantara ini, seperti suku Mandar, Bugis, Makassar, Toraja, Jawa dan masih banyak lainnya yang kawin – mawin dengan suku todakka. Dari perkawinan beda suku itulah membuat suku todakka makin kehilangan jati diri. Anak yang lahir dari perkawinan antar suku inilah yang banyak yang tidak kenal suku aslinya, yakni todakka, yang mereka tahu selama ini adalah suku Mandar dan suku lainnya yang selama ini banyak muncul di masyarakat.

Kurangnya masyarakat todakka yang mengakui dirinya sebagai suku todaka, bukan berarti suku todakka makin berkurang, tetap saja bertambah sama dengan perkembangan suku – suku lainnya. orang todakka kawin dengan suku Mandar yang di tonjolkan suku Mandarnya, demikian juga halnya dengan suku lainnya, hal seperti itulah membuat suku todakka makin kehilangan jati dirinya.

Saat daerah Sulawesi Barat bergabung dengan Sulawesi Selatan, di Sulawesi Selatan hanya di kenal empat suku bangsa yang mendiami sulawesi selatan, yakni suku Makassar, Bugis, Mandar dan Toraja, sedangkan suku lainnya yang penduduknya relatif kecil mulai tenggelam dan tidak pernah di sebut di permukaan.

Tengelamnya suku – suku kecil di permukaan di daerah Polewali Mandar maupun di Sulawesi Barat umumnya, membuat generasi yang lahir belakangan ini, tidak mengenal lagi suku aslinya, yakni suku todakka, yang mereka tahu adalah suku Mandar, demikian halnya bahasa daerah sehari harinya, mereka kebanyakan menggunakan bahasa Mandar, sedangkan bahasa todakka terasa asing baginya. Walaupun mereka tahu artinya, tapi tak mampu mengucapkannya, kondisi seperti inilah membuat budaya todakka di masa datang akan lenyap di permukaan.

Namun begitu, hingga kini masih banyak orang – orang tua di daerah kecamatan Tapango yang memelihara budaya todakka, mereka tidak mau di katakan suku Mandar dan lebih bersemangat bila di sebut suku todakka, demikian halnya dalam percakapan sehari hari menggunakan bahasa todakka. Walaupun anak – anak mereka dari suku todakka ini, lebih kental berbahasa Mandar ketimbang bahasa todakka, inilah salah satu ancaman hilangnya budaya todakka di masa datang.


Penulis :

muhammad hasbiMuhammad Hasbi, saat ini menetap di kec. Tapango Kab. Polewali Mandar, hobi membaca hal yang berkaitan dengan sejarah, budaya daerah, travelling, serta fotografi. Saat ini berstatus sebagai tenaga pendidik di SMK Soeparman Wonomulyo untuk bidang mata pelajaran Teknik Otomotif

Kontak Saya :

 

Silahkan beri komentar, kalau ada link yang mati atau isinya perlu dikoreksi, laporkan juga disini.

Jawab :



Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar - Kompadansa Mandar
Desktop Version || Mobile Version || Feeds || Blog || Album Picasa || Saluran Youtube
Desain - Copyright © 2013-2017