Online 16 Pengunjung

Selamat datang di Portal Web Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar, biasa disingkat KPBWM atau Kompa Dansa Mandar atau KDM.         Bergabunglah bersama kami, Komunitas untuk mendapatkan berbagai informasi seputar budaya serta wisata yang ada di Tanah Mandar.

Home Budaya Pemali, ''Modus'' Ala Nenek Moyang Yang Mengandung Nilai Pendidikan Karakter

Pemali, ''Modus'' Ala Nenek Moyang Yang Mengandung Nilai Pendidikan Karakter Cetak
oleh Heriadi Darwis   
Kamis, 16 Oktober 2014 06:48 | Tampil : 1399 kali.

Kata siapa hanya ABG (Anak Baru Gede) atau ABABIL (Anak Baru Labil) saja yang kenal istilah ''Modus'' ???. Nenek moyang kitapun sudah mempraktekkannya melalui ''Modus Pemali'' yang kaya dengan nilai pendidikan karakter.

Dewasa ini, Pemerintah tengah sibuk mensosialisasikan pendidikan karakter melalui Kurikulum 2013 atau dikenal dengan K-13. Definsi pendidikan karakter Menurut David Elkind & Freddy Sweet Ph.D. (2004) ''character education is the deliberate effort to help people understand, care about, and act upon core ethical values. When we think about the kind of character we want for our children, it is clear that we want them to be able to judge what is right, care deeply about what is right, and then do what they believe to be right, even in the face of pressure from without and temptation from within”. Dan menurut T. Ramli (2003), pendidikan karakter memiliki esensi dan makna yang sama dengan pendidikan moral dan pendidikan akhlak. Tujuannya adalah membentuk pribadi anak, supaya menjadi manusia yang baik, warga masyarakat, dan warga negara yang baik. Pendapat kedua ahli tersebut bermuara pada pembentukan ahlak atau moral seseorang. dan inilah yang diperjuangkan oleh para tokoh pendidikan bangsa saat ini.

piring tua kecil pemali mandar

Salah satu pemali di Mandar yaitu tidak dianjurkan bagi anak untuk makan dengan menggunakan piring kecil (Foto : tokomemorabilia)

Hakikatnya, Sebelum pemerintah menerapkan pendidikan karakter melalui Kurikulum 2013 dewasa ini, Nenek moyang kita sudah menerapkan nilai-nilai pendiikan karakter melalui ''kurikulum'' tak tertulis mereka yaitu Pemali.

Pemali adalah pantangan untuk melakukan hal-hal tertentu karena diyakini akan mendatangkan petaka atau keburukan jika dilakukan. Pemali dikenal hampir diseluruh wilayah Indonesia, dari Marauke sampai Sabang, termasuk di Tanah Mandar.

Berikut ini adalah beberapa Pemali Mandar dan nilai pendidikan karakternya ;
1. ''Dao pessungang muaq tambusmi allo anaq, nanabuniangoq o setang'' artinya ''Janganlah engkau keluar (rumah) jika matahari sudah terbenam anakku, karna setan akan menyembunyikanmu (menculikmu). Nilai karakternya adalah nilai religius karena hakikatnya orang tua melarang anak keluar diwaktu senja karena waktu sholat magrib telah tiba.
2. ''Da pindang keccu mupake ummande anaq u, siccoq tuu dalleqmu'' artinya ''Jangalah engkau makan menggunakan piring kecil, karena rejekimu akan sedikit''. Nilai pendidikan karakternya adalah agar anak tidak mubazzir, karena biasanya jika anak-anak makan dengan piring kecil, makanannya akan berceceran dilantai.
3.. ''Da pattutuq mupake ummande anaq u, jari passambo siriq o tuq u'' artinya janganlah engkau makan dengan menggunakan penutup (penutup panci, rantang, dll), karna kamu akan jadi ''passambo siriq''. Nilai pendidikan karakternya adalah nilai kesopanan, karna makan dengan menggunakan penutup berindikasi tidak sopan.
4. ''Da terlambaq pembangung naq u, napaqdai dalleqmu'' artinya janganlah engkau bangun terlambat anakku, rejekimu akan hilang''. Nilai karakternya adalah membiasakan anak untuk jadi anak yang rajin bukannya pemalas yang bangun kesiangan.
5. ''Da sumangiq muaq lambai ammaqmu, namutunda-tundai'' artinya jangan lah engkau menangis jika ibumu pergi, karna sama halnya engkau menangisi kematian ibumu''. nilai karakternya adalah nilai mandiri, karena jika si anak selalu bergantung pada ibunya, maka si anak tidak akan mandiri.
Demikianlah beberapa contoh pemali yang ada di Tanah Mandar yang umumnya bersifat ''Modus'' namun memiliki nilai pendidikan karakter yang mendalam. Jadi, Pemali merupakan cara yang ditempuh oleh orang tua kita untuk menanamkan nilai karakter positif terhadap anak sehingga anak mandar menjadi anak yang Malaqbi.


Penulis :

heriadi darwisHeriadi Darwis, alumnus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) kota Pare-Pare, Jurusan Bahasa Inggris. Menyukai dunia  seni dan budaya Mandar, saat ini menetap di Pare-Pare dan aktif di lembaga Metro English Course sebagai pengajar.

Kontak Saya :

facebook : https://www.facebook.com/heriadi.darwis

 

Comments 

 
#1 2014-10-16 17:41
da mangarai mua bongi'i.
hahaha.. mantap tulisannya kak.
nassa maidi modusna tomandar!
Quote
 

Silahkan beri komentar, kalau ada link yang mati atau isinya perlu dikoreksi, laporkan juga disini.

Jawab :



Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar - Kompadansa Mandar
Desktop Version || Mobile Version || Feeds || Blog || Album Picasa || Saluran Youtube
Desain - Copyright © 2013-2017