Online 30 Pengunjung

Selamat datang di Portal Web Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar, biasa disingkat KPBWM atau Kompa Dansa Mandar atau KDM.         Bergabunglah bersama kami, Komunitas untuk mendapatkan berbagai informasi seputar budaya serta wisata yang ada di Tanah Mandar.

Home Komunitas Kegiatan Kuliwa Anjungan Mandar Ala Kompa Dansa Mandar Wilayah Makassar Di Pantai Losari

Kuliwa Anjungan Mandar Ala Kompa Dansa Mandar Wilayah Makassar Di Pantai Losari Cetak
oleh Hasbi   
Rabu, 05 Februari 2014 14:19 | Tampil : 1335 kali.

Selasa 4 Februari 2014 Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar Wilayah Makassar mengadakan kopi darat di Anjungan Pantai Losari Makassar tepatnya di Anjungan Mandar pada pukul 16.30 WITA. Kopi darat ini bermaksud melakukan "kuliwa" yaitu salah satu tradisi budaya Mandar, Sulawesi Barat untuk berucap syukur atas sesuatu yang baru sehubungan dengan dibangunnya Anjungan Mandar-Toraja yang rampung beberapa waktu yang lalu. Kalau kemudian komunitas masyarakat Toraja telah melakukan acara peresmian anjungan mereka, maka KOMPA DANSA MANDAR kali ini melakukan hal yang sama.

Acara yang dijadwalkan dimulai pada pukul 16.00 Wita ini adalah acara sederhana yang pelaksanaannya tertunda sekitar setengah jam. Kuliwa yang dilakukan merupakan kegiatan kuliwa kecil-kecilan ala Kompa Dansa Mandar Makassar. Acara ini dihadiri oleh teman-teman Kompa Dansa Mandar Makassar dan teman-teman dari beberapa Organda (Organisasi daerah) Sulbar seperti KPM-PM, IM3 dan IPPMIM, Kelompok Mandar Pitu, serta Briliant Publisher.

sambutan ketua panitia kuliwa kompa dansa mandar wilayah makassar

Sesi sambutan dari ketua panitian kopdar dan kuliwa Kompa Dansa Mandar wilayah Makassar (Foto : We Dala Uleng)

Acara "Makkuliwa" ini sendiri sangatlah sederhana karena hanya menyajikan salah satu makanan khas mandar yaitu "Uleq-uleq Tarreang" dan "Uleq-uleq Bue". Uleq-uleq Tarreang adalah istilah yang digunakan di Mandar untuk menyebut "jewawut' jenis bahan makanan serupa biji-bijian berukuran kecil yang dicampurkan dengan gula aren.

kuliwa kompa dansa mandar uleq uleq tarreang

Kuliner Mandar "uleq-uleq Tarreang" dan "uleq-uleq bue" sebagai hidangan sederhana saat kopi darat "makkuliwa"Kompa Dansa Mandar wilayah Makassar (Foto : We Dala Uleng)

penyajian uleq-uleq tarreang kompa dansa mandar makassar

Persiapan saat uleq-uleq tarreang akan disajikan (Foto : Hasbi)

Makkuliwa sederhananya merupakan sebuah budaya di Mandar yang melakukan sebuah prosesi "mambaca", doa keselamatan kepada benda-benda baru yang hendak digunakan. Mungkin terkesan agak kontroversi di mata agama tetapi seperti itulah budaya terbentuk, kuliwa merupakan salah satu ritual yang masuk dalam tahapan asimilasi dengan agama, terutama agama Islam. Jika dalam kuliwa yang terjadi di Mandar ada hidangan khas daerah, maka kuliwa ini lain adanya, hanya ada dua jenis makanan yang ada, jauh dari lengkapnya ciri kuliwa. Dalam acara ini juga dilakukan pembacaan doa yang sangat-sangat simpel, hanya doa syukur atas berdirinya anjungan ini dengan pembacaan bersama surat "Fatihah" yang dipimpin oleh saudara Subhan Saleh asal desa Pambusuang.

Acara sederhana ini turut dihadiri oleh Ibu We Dala Uleng (salah satu admin grup La-Ogi) yang memiliki perhatian besar pada budaya secara umum di Sulawesi, dan datang bersama Ibu Andi Ida Mappatoba (diketahui memiliki jalur kekerabatan yang dekat dengan Arajang Balanipa ke-53 Andi Depu), walaupun keduanya tidak dapat hadir secara penuh hingga akhir acara.

kompa dansa mandar kuliwa pantai losari

Andi Ida Mappatoba menikmati uleq-uleq Tarreang (Foto : We Dala Uleng)

Setelah kuliwa yang singkat acara dilanjutkan dengan sesi perkenalan antara anggota komunitas yang hadir, dengan berbagai latar belakang pekerjaan, tetapi sebagian besar peserta yang hadir didominasi oleh mahasiswa yang menuntut ilmu di Makassar, dengan rentang umur yang beragam.

sesi perkenalan kompa dansa mandar makassar di pantai losari

Sesi perkenalan antara anggota komunitas yang hadir (Foto : Rasyid)

Setelah itu acara dilanjutkan dengan diskusi singkat mengenai aspek budaya dan sedikit tentang sejarah Mandar. Dengan beberapa tawaran untuk melakukan kegiatan kajian budaya dan sejarah, dengan beberapa pertanyaan dan saran untuk membuat promosi budaya dan wisata yang dilakukan KOMPA DANSA MANDAR menjadi lebih efektif.

kompa dansa mandar makassar anjungan mandar pantai losari

Member Kompa Dansa Mandar wilayah Makassar berfoto di depan Anjungan Mandar Pantai Losari Makassar
(Foto : Nur Madina Tamrin)

Walaupun acara hanya berlangsung sampai sebelum magrib namun beberapa mahasiswa yang baru mendengar informasi mengenai pertemuan KOMPA DANSA MANDAR tetap berusaha datang dan bertemu dengan sesama orang-orang Mandar yang berada di rantau. Kelompok mahasiswa dari IPPMIM dan IM3I adalah mereka yang telat datang namun masih bertemu sebagian member yang belum pulang.

member kompa dansa mandar makassar ippmim

Kelompok mahasiswa IPPMIM dalam acara Kopdar KOMPA DANSA MANDAR Makassar (Foto : Nurul Jihad Densi)

Penulis :

hasbi abbeeHasbi, saat ini menetap di Makassar, Sulawesi Selatan, hobi travelling, membaca buku,. Alumni SMU Neg Tinambung, dan  saat ini masih berstatus sebagai mahasiswa tingkat akhir di Fakultas MIPA Jurusan Biologi Universitas Sulawesi Barat juga sebagai ketua Maperwa FMIPA UNSULBAR. 

Kontak Saya :

 

Silahkan beri komentar, kalau ada link yang mati atau isinya perlu dikoreksi, laporkan juga disini.

Jawab :



Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar - Kompadansa Mandar
Desktop Version || Mobile Version || Feeds || Blog || Album Picasa || Saluran Youtube
Desain - Copyright © 2013-2018