Online 16 Pengunjung

Selamat datang di Portal Web Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar, biasa disingkat KPBWM atau Kompa Dansa Mandar atau KDM.         Bergabunglah bersama kami, Komunitas untuk mendapatkan berbagai informasi seputar budaya serta wisata yang ada di Tanah Mandar.

Home Komunitas Kegiatan Kompa Dansa Mandar Wil. Majene - Mamuju - Polewali Mandar Menjejaki Pesona Karang Di Lepas Pantai Cilallang Kabupaten Majene

Kompa Dansa Mandar Wil. Majene - Mamuju - Polewali Mandar Menjejaki Pesona Karang Di Lepas Pantai Cilallang Kabupaten Majene Cetak
oleh Pusvawirna Natalia Muchtar   
Senin, 14 April 2014 16:40 | Tampil : 1278 kali.

Minggu 13 Maret berlokasi di Kabupaten Majene, Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar (Kompa Dansa Mandar) yang dimotori oleh Kompa Dansa Mandar Wilayah Mamuju melakukan kegiatan snorkeling tepatnya di Desa Cilallang. Sekitar 23 orang perserta sudah berkumpul di Taman Kota Majene sejak pukul 7 pagi hari. Peserta merupakan gabungan dari berbagai wilayah diantaranya Kompa Dansa Mandar wilayah Mamuju, Majene dan Polewali Mandar.

Menjelang pukul 8 peserta kemudian bergerak menuju Desa Cilallang sembari menunggu kehadiran peserta lainnya. Begitu komplit, maka dimulailah aktivitas yg ditunggu-tunggu, turun ke laut! tentux setelah mendapatkan arahan singkat dr senior yang sudah berpengalaman, kanda Muhammad Ridwan Alimuddin yang kala itu datang lengkap dengan kamera andalan untuk mendokumentasikan keindahan bawah laut dan aktivitas peserta Snorkeling. Rasa deg-degan menyambangi sebagian dr peserta yang masih awam dengan dunia per-snorkeling-an, salah satunya saya sendiri, karena menurut warga setempat spot yang dituju katanya angker dan terkadang ada Hiu yang tiba-tiba muncul. Tapi perasaan sedikit lega setelah mendengar obrolan beberapa teman yang mengatakan mahluk yang ganas di film-film itu tidak akan mengganggu jika tidak terpancing bau amis darah. Makanya diawal sebelum berangkat sudah diperingatkan kalau peserta wanita yang lagi datang tamu (datang bulan) wajib tidak ikut.

ridwan alimuddin snorkling bersama kompa dansa mandar

sang trainer Muhammad Ridwan Alimuddin telah siap dengan peralatan tempurnya kostum khusus, alat snorkel, kamera super canggih, hingga alat pemberat (Foto : Pusvawirna Natalia Muchtar)

kostum snorkling di cilallang majene

Kostum yang digunakan oleh trainer saat snorkling bersama Kompa Dansa Mandar
(Foto : Pusvawirna Natalia Muchtar)

arahan sebelum snorkling kompa dansa mandar
Tampak peserta kegiatan snorkling Kompa Dansa Mandar  menyimak arahan dari Muhammad Ridwan Alimuddin (Foto : Pusvawirna Natalia Muchtar)

pesisir laut cilallang kabupaten majene

Daerah pesisir Cilallang kab. Majene Sulawesi Barat lokasi pemberangkatan menuju spot untuk snorkling (Foto : Pusvawirna Natalia Muchtar)

menerima arahan sebelum snorkling di cilallang majene

Peserta snorkling sedang mendengarkan arahan singkat dari trainer Muhammad Ridwan Alimuddin (Foto : Pusvawirna Natalia Muchtar)

Tidak hanya menikmati keindahan terumbu karang serta aneka ikan terutama yang menjadi andalan, ikan nemo, peserta juga sempat merasakan nongkrong di atas perahu Sandeq yang sengaja didatangkan dari Pambusuang atas bantuan dari kanda Muhammad Ridwan Alimuddin. Bagi saya sendiri itu adalah pengalaman pertama menaiki perahu tercepat nusantara itu. Yah..meski layarnya tdk dikembangkan saat itu. Ukurannya lumayan..bisa dinaiki sampai 10 orang. Pilihan yang tepat sembari istirahat dan menonton teman-teman yang masih asik bersnorkeling ria.

Selain Sandeq, ada pula perahu motor yang disewa agar mampu menampung semua peserta saat makan siang dengan menu “Kanre Santang” (seperti nasi uduk/nasi kebuli) disandingkan dengan “Bau Maraq’e” (Ikan Asin) lengkap dengan sambal mararasna (pedas), masakan amma'na Irwan Saputra. Kebahagiaan tersendiri bisa menikmati makanan ala-ala “Posasiq” (nelayan), meski menunya sederhana tapi terasa nikmat apalagi dimakan bersama-sama, sungguh menambah rasa “palluluareang” (persaudaraan) diantara sesama paqbanua Kompa Dansa Mandar.

Menjelang tengah hari sebelum kembali ke darat peserta yang kala itu masih diatas kapal menyempatkan berbalik arah ke Dato, sekedar mencoba nyebur lagi dan berfoto-foto under water. Tapi karena angin dan arus terasa kencang maka rombongan akhirnya mau tak mau harus mengakhiri petualangan hari itu. Meski begitu, kegiatan tersebut betul-betul meninggalkan efek ketagihan, dan imbasnya pekan berikutnya Kompa Dansa Mandar Wilayah Mamuju berencana akan melakukan latihan bersama menggunakan alat snorkeling agar bisa maksimal menikmati indahnya bawah laut di Sulawesi Barat. Bagi paqbanua Kompa Dansa Mandar wilayah lain yang mau gabung, silahkan datang ke Mamuju dan bergabunglah bersama kami.


Penulis :

pusvawirna natalia muchtarPusvawirna Natalia Muchtar, lahir dan besar di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, saat ini bermukim di Kota mamuju. Penggemar travelling, seni, dan dunia desain grafis.

Kontak Saya :

Email : Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

Twitter : https://twitter.com/pusvanadeshiko

Facebook : https://www.facebook.com/pusvawirnanatalia.muchtar

 

Silahkan beri komentar, kalau ada link yang mati atau isinya perlu dikoreksi, laporkan juga disini.

Jawab :



Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar - Kompadansa Mandar
Desktop Version || Mobile Version || Feeds || Blog || Album Picasa || Saluran Youtube
Desain - Copyright © 2013-2018