Online 58 Pengunjung

Selamat datang di Portal Web Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar, biasa disingkat KPBWM atau Kompa Dansa Mandar atau KDM.         Bergabunglah bersama kami, Komunitas untuk mendapatkan berbagai informasi seputar budaya serta wisata yang ada di Tanah Mandar.

Home Kuliner Resep Bau Peapi Mandar, Warisan Leluhur Yang Lestari

Resep Bau Peapi Mandar, Warisan Leluhur Yang Lestari Cetak
oleh Hasbi   
Kamis, 05 September 2013 18:32 | Tampil : 9086 kali.

Pernah mencicipi masakan ikan dengan kuah yang kental bercampur minyak kelapa nan gurih? Bau Peapi Mandar mungkin adalah menu yang tepat untuk mengilustrasikan jenis kuliner tersebut. Kuliner ini adalah andalan suku Mandar, menu yang selalu dirindukan oleh orang-orang perantauan yang jauh dari tanah pusaka. Rasa gurih kuah yang meresap masuk jauh kedalam putih daging ikan menjadikannya suatu yang sangat didamba. Dan ketika mencicipi kuliner ini orang-orang Mandar seolah merasa kembali ke selera leluhur mereka.

kuliner bau peapi mandar

Kuliner bau peapi Mandar yang selalu dirindukan oleh warga Mandar yang berada di perantauan
(Foto : Pusvawirna Natalia Muchtar)

Berikut kami sajikan mengenai resep, bahan, dan cara membuat kuliner bau peapi Mandar

Bahan :

1. Ikan jenis tuna (cakalang) baik yang telah diiris atau dalam keadaan utuh, atau jenis ikan lainnya (bandeng, kembung) juga bisa dijadikan sebagai bahan utama
2. Bawang Mandar segar, warga lokal biasa menyebutnya “lasuna Mandar” atau bawang daun, yaitu jenis bawang yang serupa dengan bawang jenis prei namun lebih pendek, memiliki daun yang agak panjang dan dijadikan bahan untuk dicampurkan dalam kuah ikan
3. Bawang merah, atau biasa disebut “lasuna mamea” sebagai bumbu dasar
4. Cabe rawit atau “cawe-cawe keccuq”
5. Cabe besar atau “cawe-cawe kaiyyang”
6. Asam mangga yaitu asam yang terbuat dari mangga dan telah melalui proses pengeringan, di Mandar biasa disebut “pammaissang”
7. Kunyit atau “asso”
8. Minyak kelapa, diutamakan yang berasal dari jenis “minna Mandar” dengan tigkat lemak yang cukup tinggi (sangat khas)
9. Garam (secukupnya)
10. Merica (jika ingin lebih pedas)

Catatan : sebaiknya menggunakan periuk atau kuali yang terbuat dari tanah liat untuk lebih memperkuat cita rasa alaminya, dan memasaknya dengan kayu bakar untuk mendapatkan sensasi alamnya.

bawang daun lasuna mandar

Jenis bawang daun atau sering disebut "lasuna Mandar" oleh warga lokal (Foto : Pusvawirna Natalia Muchtar)

Adapun mengenai cara membuat kuliner bau peapi Mandar ini dapat dijelaskan secara sederhana dalam beberapa langkah berikut ini :

1. Cucilah ikan terlebih dahulu sampai bersih
2. Setelah itu cuci asam mangga “pammaissang” dan sisa airnya dituang ke tempat ikan yang telah dicuci untuk menghilangkan rasa amisnya.
3. Haluskan garam secukupnya (jika memakai garam kasar) di ulekan sampai halus jika anda menggunakan garam halus maka tak perlu dihaluskan lagi.
4. Masukkan  cabe rawit, cabe besar dan bawang merah  ke dalam ulekan dan haluskan.
5. Lalu tuang air “pammaissang” pada ikan tadi, dan masukkan ke dalam kuali.
6. Masukkan bumbu yang telah dihaluskan sebelumnya (dalam ulekan)
7. Masukan bawang daun “lasuna Mandar” yang telah diiris tipis berserta dengan daunnya yang dipotong-potong kecil
8. Masukkan kunyit secukupnya
9. Masukkan minyak kelapa Mandar 4 sendok makan (atau sesuai selera), jika anda ingin rasanya lebih gurih maka bisa ditambahkan lebih banyak.
10. Lalu ratakan bumbu yang telah dimasukkan dalam kuali dengan ikannya, pastikan tercampur rata (hati-hati jangan sampai ikannya hancur )
11. Masukkan air secukupnya ( sesuaikan dengan jumlah garam yang ada)
12. Rebus beberapa menit (dalam kuali tanah liat)
13. Ketika ikannya mendidih anda bisa menambahkan penguat rasa didalamnya (tergantung selera)

Adanya penambahan elemen minyak kelapa khas Mandar yang dibuat dengan teknik-teknik tradisional membuat kandungan lemak yang sangat tinggi dalam minyak ini menjadi penguat rasa gurih dalam kuah bau peapi Mandar. Maka kemudian jika anda ingin membuat masakan ini tanpa menggunakan minyak khas ini maka dapat dijamin anda tidak akan mendapatkan rasa yang sesungguhnya. Sementara minyak makan yang beredar dipasaran saat ini adalah sebagian besar dari bahan kelapa sawit dengan bahan kandunga lemak yang telah disaring sedemikian rupa.

Puncak kelezatan kuliner bau peapi khas Mandar adalah pada paduan bumbu, asam mangga, minyak dan kesegaran ikan yang menyatu dimana beberapa dari bahan tersebut hanya dapat dengan mudah ditemukan dalam wilayah-wilayah Mandar, jika anda diluar wilayah itu anda mungkin harus sedikit berjuang untuk mendatangkan bahan baku yang asli.

Penulis :

hasbiHasbi, saat ini menetap di Makassar, Sulawesi Selatan, hobi travelling,membaca buku. Alumni SMU Neg Tinambung, dan  saat ini masih berstatus sebagai mahasiswa tingkat akhir di Fakultas MIPA Jurusan Biologi Universitas Sulawesi Barat juga sebagai ketua Maperwa FMIPA UNSULBAR. 

Kontak Saya :
 

Comments 

 
#1 2013-09-05 21:56
Mangakuaq kanda dalam publikasinya. Good luck Kompa Dansa Mandar
Quote
 
 
#2 2013-09-05 22:15
Quoting Hasby Makkarana:
Mangakuaq kanda dalam publikasinya. Good luck Kompa Dansa Mandar


hanya sebagian dinda publikasi dan bentuk penyebaran bagaimana kuliner Mandar bisa dikenali, dibuat, dan dirasakan lezatnya oleh orang2 diluar sana yang mungkin butuh informasi ini
Quote
 
 
#3 2013-09-05 23:24
Ini sebuah planning yang sangat bagus dalam publikasi dalam mempromosikan wisata dan budaya mandar kanda. Salut kanda. Sukses
Quote
 
 
#4 2013-09-05 23:25
Ini sebuah planning yang sangat bagus dalam publikasi/mempromosikan wisata dan budaya mandar kanda. Salut kanda. Sukses
Quote
 
 
#5 2013-09-06 07:23
Quoting Hasby Makkarana:
Ini sebuah planning yang sangat bagus dalam publikasi/mempromosikan wisata dan budaya mandar kanda. Salut kanda. Sukses


kami sangat menanti sumbangsih tulisan dan publikasi teman-teman muda yang ada di Mandar untuk mengenalkan wilayahnya ke negeri luar. Silahkan mempublish tulisannya di website ini, disediakan gratis tanpa perlu bayaran,karena kampanye budaya wisata ini secara voluntary (sukarela) kami lakukan
Quote
 
 
#6 2013-09-30 10:31
bau peaapi mandar ciri khasx yg spesifik mina tarusan"minyak tarusan(aslinya ) plus panci dari tanah liat. kalow bahan yg yg lain mudah d dapat di pasar2 tradisional dmn pun itu. izin copas resepx yah. bau peapi tersebut sy cicipi pertma kali tahun 1999 waktu tgl di mapilli. sumpah enakk pa. beda mmg kualitas rasax klow tdk pake panci tanah liat trus tdk pake hasil api dri kayu bakar. sy prn membuatx bersama temanku. Alhamulilla di sukai. hahaha. lama tdk prn membuatx lg. rinduu membuat sendiri masakan tersebut. maksih banyak artikelx. ^_^
jempolll 4 dech. hehehe
Quote
 
 
#7 2013-10-02 12:14
semoga resep diatas bisa berguna
Quote
 
 
#8 2013-10-02 14:33
Quoting Tommuane Mandar:
semoga resep diatas bisa berguna

bechhh udah mi lg z printq artikel ta.
maaf....
^_^
Quote
 
 
#9 2013-10-02 14:45
kalau mau langsung diajarkan cara membuat resep bau peapi Mandar nya bisa langsung kontak penulisnya diatas, itu ada link facebooknya
Quote
 
 
#10 2013-12-16 17:18
hahahhaa... pasti bu Suhuti (guru bhs inggris SKM tnmbng) mappaguruo meapi thooow
atau ibu Mega langsung hhahah =D =D
Quote
 
 
#11 2014-01-05 21:17
Ajari k juga bu....
Quote
 
 
#12 Abdul 2016-08-15 10:48
Terima Kasih infonya
Quote
 

Silahkan beri komentar, kalau ada link yang mati atau isinya perlu dikoreksi, laporkan juga disini.

Jawab :



Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar - Kompadansa Mandar
Desktop Version || Mobile Version || Feeds || Blog || Album Picasa || Saluran Youtube
Desain - Copyright © 2013-2017