Online 28 Pengunjung

Selamat datang di Portal Web Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar, biasa disingkat KPBWM atau Kompa Dansa Mandar atau KDM.         Bergabunglah bersama kami, Komunitas untuk mendapatkan berbagai informasi seputar budaya serta wisata yang ada di Tanah Mandar.

Home Kuliner Resep Lopis Ala Nenek Saya, Kindoq Ramang

Resep Lopis Ala Nenek Saya, Kindoq Ramang Cetak
oleh Fahmira Ahmad   
Kamis, 10 Juli 2014 11:51 | Tampil : 1118 kali.

Lopis, adalah kuliner yang biasa hadir sebagai menu berbuka puasa di Mandar, Sulawesi Barat. Kuliner lezat berbahan ketan yang disebut “parepuluq” oleh warga lokal ini banyak dijajakan oleh para penjual makanan saat sore hari utamanya di kota kabupaten Majene. Lopis terbuat dari ketan yang dibungkus rapi dengan daun pisang berukuran panjang sekitar 10-15 cm, diikat dengan tali rafiah tipis dan direkatkan dengan lidi kecil di kedua ujungnya.

ketan bahan utama pembuat lopis

Ketan, bahan utama untuk membuat lopis (Foto : Fahmira Ahmad)

Kuliner ini banyak dibuat oleh warga Majene pada saat bulan Ramadhan dan ditawarkan dengan harga yang terjangkau, untuk satu buah lopis dengan panjang sekitar 10-15 cm diberi harga tidak cukup Rp 10.000. Menu ini cukup tepat dinikmati dan sangat mengenyangkan karena bahannya yang terbuat dari beras (karbohidrat) dengan taburan parutan kelapa diatasnya dan gula merah cair.

Cara menikmati lopis adalah dengan memotongnya dalam bagian-bagian kecil. Ada cara khusus untuk memotongnya, sebaiknya gunakan tali rafia tipis untuk memotong lopis, karena jika anda menggunakan pisau maka akan butuh waktu yang lebih lama lagi, karena sifat ketan yang sangat lengket akan membuat anda sulit memotongnya, lopis akan melekat pada pisau.

Beberapa waktu yang lalu saya sempat bertanya kepada kakak tentang cara membuat lopis, karena ia biasa bersama nenek membuat lopis saat bulan Ramadhan tiba. Saya meskipun tak turut membantu hanya kadang-kadang melihat secara sekilas saja teknik membuatnya.

Nama nenek saya “Kindoq Ramang” kadang ia membuat lopis untuk dijual saat bulan Ramadhan tiba, karena itulah saya jadi sedikit tahu mengenai cara membuat kuliner ini. Berikut ini adalah cara membuat lopis sesuai dengan apa yang biasa dilakukan oleh nenek saya.

Cara Membuat Lopis
•    Pertama-tama bersihkan bersihkan/cuci beras ketan dengan air bersih, tiriskan  lalu tunggu hingga benar-benar kering.

•    Sambil menunggu siapkanlah wadah lopis yang terbuat dari daun pisang.

bahan daun pisang pembungkus lopis

Bahan daun pisang pembungkus lopis (Foto : Fahmira Ahmad)

•    Agar lebih mudah dan cepat dalam membuatnya, gunakan alat dari bambu dengan diameternya sekitar 2-3 cm, panjang kurang lebih 30 cm, sebagai wadah agar daun pisang yang di bentuk tadi tidak lepas. Nenek punya alat khusus untuk ini, karena itu ia cepat saat membuat lopis, tidak butuh waktu yang lama. Sebagai alat pengikatnya adalah bilah lidi yang bersih, dan dilekatkan pada kedua ujung daun pisang.

•    Setelah dibentuk masukkan ketan kedalam wadah daun pisang tadi, cara mengisi sebaiknya tidak terlalu penuh, lalu ikat dengan tali raffia, tujuannya adalah agar bentuknya sempurna dan pelekat lidi tadi tidak lepas.

tahap memasukkan ketan dalam daun pisang lopis

Tahapan memasukkan ketan dalam daun pisang  (Foto : Fahmira Ahmad)

tahap membuat lopis memasukkan ketan dalam daun pisang

Tahapan memasukkan ketan dalam daun pisang  (Foto : Fahmira Ahmad)

tahap mengikatkan lidi pada bagian ujung lopis

Tahapan membuat lopis, memberi bilah lidi pada kedua ujungnya (Foto : Fahmira Ahmad)

lopis yang siap untuk direbus

Lopis  mentah yang siap untuk direbus (Foto : Fahmira Ahmad)

•    Tahap akhir masukkan lopis mentah dalam panci lalu direbus, lama perebusan sekitar 5 – 6 jam.
•    Menurut nenek, semakin lama  direbus maka lopis akan semakin bagus, hal ini dapat mencegah lopis menjadi lebih cepat basi, untuk lopis yang baik dan direbus dalam waktu yang lama biasanya tahan  3 hingga 5 hari.
•    Jika lopis telah matang, angkat dan sajikan dengan parutan buah kelapa yang agak muda, taburkan diatas lopis dan siram dengan gula aren yang telah dilelehkan.

Semoga resep dan cara membuat lopis ala nenek saya Kindoq Ramang bisa menambah referensi tentang dunia kuliner di Mandar, Sulawesi Barat.

Penulis :

fahmira ahmadFahmira Ahmad, lahir dan dibesarkan di lingkungan pesisir pantai kab. Majene dan saat ini tinggal di kota Mamuju, Sulawesi Barat. Penggiat fotografi, pencinta laut, dan penggila travelling. 

Kontak Saya

facebook :  https://www.facebook.com/czladyroot

 

 

Silahkan beri komentar, kalau ada link yang mati atau isinya perlu dikoreksi, laporkan juga disini.

Jawab :



Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar - Kompadansa Mandar
Desktop Version || Mobile Version || Feeds || Blog || Album Picasa || Saluran Youtube
Desain - Copyright © 2013-2017