Online 26 Pengunjung

Selamat datang di Portal Web Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar, biasa disingkat KPBWM atau Kompa Dansa Mandar atau KDM.         Bergabunglah bersama kami, Komunitas untuk mendapatkan berbagai informasi seputar budaya serta wisata yang ada di Tanah Mandar.

Home Kuliner Katto, Menu Andalan Yang Selalu Dibawa Pulang

Katto, Menu Andalan Yang Selalu Dibawa Pulang Cetak
oleh Indra Ariana   
Senin, 08 Januari 2018 07:23 | Tampil : 172 kali.

Katto namanya, makanan di suku kami (Mandar) yang terbuat dari singkong (ubi kayu) yang dikukus dan dihaluskan, ditaburi parutan kelapa dan disiram dengan gula aren. Mungkin makanan yang satu ini sudah sulit dijumpai, tapi dikampung kami (dusun Apoang, desa Bukit Samang, kec. Sendana, kab. Majene) setiap ada kegiatan selalu menjadi menu andalan, dan benar saja kebanyakan undangan selalu membungkusnya untuk dijadikan buah tangan sepulang dari acara.

katto kuliner mandar

Katto, kuliner di suku Mandar yang terbuat dari singkong dengan baluran kelapa dan siaraman gula arenĀ  (Foto : Indra Ariana)

Makanan dengan olahan singkong, kelapa, dan gula aren mendominasi bahan-bahan utama kuliner di daerah kami, ini karena ketiga bahan ini sangat mudah didapatkan, karena itu bahan makanan untuk kudapan dan penganan tidak pernah jauh-jauh dari ketiga bahan ini. Hanya saja modernisasi terutama di dunia kuliner juga terjadi, banyak orang yang tak lagi ingin pusing dan repot dengan teknik pembuatan kudapan yang memakan waktu panjang, sehingga lebih banyak memilih membeli kudapan yang sudah tersedia dan dijajakan oleh penjual. Jadilah makanan-makanan tradisional yang sebenarnya mudah dibuat menjadi jarang ditemukan.

Gabungan rasa Katto dari gurih, manis, dan mengenyangkan menjadi kombinasi yang paling pas. Kandungan karbohidrat dari singkong menjadi salah satu alasan mengapa kuliner ini dapat membuat perut menjadi lebih berisi penuh.

Di daerah lain di Sulawesi Barat jenis kuliner seperti Katto mungkin akan banyak ditemukan, namun dengan nama lain dan modifikasi bahan lain, misalnya saja bahan utama singkong nya diganti dengan tepung ketan.


Penulis :

Indra Ariana, berasal dari Apoang, kecamatan Sendana kabupaten Majene ,

Kontak Saya :

Facebook : https://www.facebook.com/indra.ariana.3

 

Silahkan beri komentar, kalau ada link yang mati atau isinya perlu dikoreksi, laporkan juga disini.

Jawab :



Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar - Kompadansa Mandar
Desktop Version || Mobile Version || Feeds || Blog || Album Picasa || Saluran Youtube
Desain - Copyright © 2013-2018