Online 22 Pengunjung

Selamat datang di Portal Web Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar, biasa disingkat KPBWM atau Kompa Dansa Mandar atau KDM.         Bergabunglah bersama kami, Komunitas untuk mendapatkan berbagai informasi seputar budaya serta wisata yang ada di Tanah Mandar.

Home Opini Masstourism Dan Nicetourism di Tanah Mandar Sulawesi Barat

Masstourism Dan Nicetourism di Tanah Mandar Sulawesi Barat Cetak
oleh Ahmad Djamaan   
Senin, 09 September 2013 12:28 | Tampil : 2224 kali.

Aspek wisata memuat tiga domain: rekreasi, pengembangan diri, dan mempelajari keunikan. Mandar dalam berbagai hal banyak memiliki nilai dan keunikan yg sangat potensial utk dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata baru di wilayah Sulawesi. Seperti diketahui bahwa Manado-Sulawesi Utara dan Wakatobi-Sulawesi Tenggara terdapat destinasi diving internasional, di Toraja Sulawesi Selatan ada destinasi ethnic ritual (Rambu Soloq), Pantai Bira Bulukumba dengan wisata pantai dan pembuatan pinisi, di Pangkep dengan komunitas Bissu dan kawasan karst. Inovasi berikutnya adalah Wisata Mandar  dengan multi icon (terutama ecotourism atau geotourism).

pantai mampie wonomulyo polman

Pantai Mampie di kec. Wonomulyo Kab. Polman, wisata pantai di tanah Mandar yang dapat diperkenalkan (Foto : Sabri Hamid)

Dewasa ini paradigma pengembangan pariwisata dunia telah bergeser, yakni dari trend wisata massal atau masstourism (yang memilih tempat-tempat tertentu dengan fasilitas serba oke dan didatangi dalam jumlah besar) beralih kepada trend baru yakni wisata minat khusus atau nicetourism (dimana wisatawan datang ke suatu tempat dlm bentuk individu/grup kecil tanpa mempersyaratkan tempat nginap dengan fasilitas bintang. Bahkan grup wisatawan seperti ini lebih senang memilih homestay (rumah penduduk) untuk menjadi tempat menginapnya. Fokus dan tujuan mereka adalah keunikan terutama budaya masyarakat.

Dan inilah keunggulan daerah Mandar (Sulawesi Barat). Aktivitas nelayan dengan perahu Sandeq (Sandeq Race), Cara menangkap ikan dengan menggunakan layangan, tradisi khatam Alquran (Carnival Sayyang Pattuqduq), pembuatan gula merah, golla kambu, bau tapa (ikan asap), berbagai kuliner khas,  kesenian rebana, kecapi, dll. Belum lagi konsep hidup "siwali parriq" keluarga masyarakat pesisir atau juga mungkin dipegunungan. Bicara tentang sejarah pemerintahan konfederasi yang pernah eksis mempersatukan PBB (Pitu Baqbana Binanga) PUS (Pitu Ulunna Salu)  yang sekarang masuk wilayah administrasi  Provinsi Sulawesi Barat.

lomba perahu sandeq mandar

Lomba perahu tradisional suku Mandar (Sandeq Race), potret budaya Maritim yang kuat (Foto : Harris Rinaldi)


sayyang pattuqduq mandar

Atraksi kuda menari "sayyang pattuqduq" yang mengikuti tabuhan rebana (Foto : Hiqmatiar Syamsul)

Ada banyak harapan bahwa potensi budaya dan wisata ini ke depan bisa berkembang di tanah Mandar melalui tangan-tangan kreatif dari para pemerhati, pelaku budaya serta wisat baik untuk segmen wisatawan domestik maupun mancanegara. Jika kemudian daerah-daerah di Mandar bisa disinggahi rute kapal pesiar (cruise) maka hal ini akan dapat mengangkat citra Mandar dan Sulawesi Barat secara umum.

Penulis :

ahmad djamaanAhmad Djamaan, saat ini menetap di kab. Pangkep, Sulawesi Selatan, hobi menulis dan membaca buku. Alumnus STIA LAN Makassar Administrasi Publik Jurusan Pembangunan Daerah.

Kontak Saya :
 

Comments 

 
#1 2013-09-09 18:37
waouww,,,, bgmn caranya join di komunitasx bray...???
Quote
 
 
#2 2013-09-09 19:15
Dear Sor/Madam,
Budaya dan Parawisata tdk bisa dipisahkan satu sama lain.....Kebudayaan adalah salah satu kaidah yang terpenting di dalam meramu paket wisata. Dan Parawisata adalah elemen yang terpenting untuk meramu Kebudayaan dijadikan aspek object patawisata.....Sulbar...dari kacamata saya cocoknya dikembangkan Eco-cultural tours. Pertama : Masyarakat dan Budaya orang mandarmasih di Pertahankan dgn bai, Ke dua Alam dan lingkungan Mamuja masih cocok di angkat sebagai extrem Tourism, di tambahkan ada suku yg membuat rumah di atas pohon di Perbatasan Sulbar dan Sulawesi tengan, ini sangat menarik di kembangkan.....ok kalau butuh info lebih bayak.....bisa berkirim ke alamat email yg di atas.
Makasai

Udhien dancy
Quote
 
 
#3 2013-09-10 07:37
Quoting to lewo mandar:
waouww,,,, bgmn caranya join di komunitasx bray...??? ;hope


silahkan baca link ini untuk bergabung dengan komunitas kami kpbwm.or.id/.../
Quote
 
 
#4 2013-09-10 07:49
Quoting Tommuane Mandar:
Quoting to lewo mandar:
waouww,,,, bgmn caranya join di komunitasx bray...??? ;hope


silahkan baca link ini untuk bergabung dengan komunitas kami kpbwm.or.id/.../


sepakat dengan komentar diatas, budaya dan wisata memang tidak pernah bisa dilepaskan aspek budaya lokal setempat adalah potensi yang bisa dikembangkan terutama di daearah Mandar, Sulawesi Barat
Quote
 

Silahkan beri komentar, kalau ada link yang mati atau isinya perlu dikoreksi, laporkan juga disini.

Jawab :



Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar - Kompadansa Mandar
Desktop Version || Mobile Version || Feeds || Blog || Album Picasa || Saluran Youtube
Desain - Copyright © 2013-2018