Online 8 Pengunjung

Selamat datang di Portal Web Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar, biasa disingkat KPBWM atau Kompa Dansa Mandar atau KDM.         Bergabunglah bersama kami, Komunitas untuk mendapatkan berbagai informasi seputar budaya serta wisata yang ada di Tanah Mandar.

Home Opini Menyelamatkan Seni Musik Sayang-Sayang Mandar Di Ambang Kepunahan

Menyelamatkan Seni Musik Sayang-Sayang Mandar Di Ambang Kepunahan Cetak
oleh Heriadi Darwis   
Kamis, 26 September 2013 23:10 | Tampil : 1612 kali.

Ditengah carut-marut kehidupan, lika-liku persoalan, dan plus-minus perkembangan zaman, seni musik memegang peranan penting dalam mengisi dinamika tersebut. Seni yang secara esensi mengandung unsur keindahan membantu manusia selaku tokoh dalam pentas kehidupan untuk merefresh otak mereka. Selain itu, seni musik juga berperan dalam mengungkapkan perasaan pemainnya entah ia sedih,bahagia, ataupun kasmaran.

Salah satu jenis seni musik adalah seni musik tradisional. Musik tradisional adalah warisan pendahulu dari suatu generasi. Salah satu musik tradisional adalah seni musik sayang-sayang yang eksis di daerah Sulawesi barat. Seni sayang-sayang adalah seni musik yang menggunakan instrumen gitar atau kecapi dengan irama khas sayang-sayang dan dinyanyikan secara duo, laki-laki dan perempuan. syair lagu sayang-sayang disusun dalam bahasa mandar. Umumnya syair yang dinyanyikan adalah syair tentang dua sejoli yang dimabuk asmara.

seni musik sayang-sayang mandar

Uwaq Unding, seniman musik sayang-sayang Mandar asal desa Mombi kec. Alu kab. Polman

Sayang-sayang adalah identitas seni daerah mandar malaqbi. Namun sayang seribu sayang, Seiring berkembangnya zaman, seni sayang-sayang ternyata tidak luput dari terjangan arus globalisasi. Globalisasi yang hadir dengan identitas moderenisasi dan westernisasi seolah membius generasi muda dalam melestarikan seni musik ini. Meskipun belum ada survey ilmiah tentang grafik minat pemuda terhadap seni sayang-sayang, namun secara pengamatan lapangan, hanya segelintir pemuda yang cinta dan melestarikan seni ini.statement ini dapat dibuktikan oleh jarangnya ditemukan pemuda yang bisa memainkan gitar ala sayang-sayang dan menghapal lagu sayang-sayang . mereka merasa kuno ketika mereka mendengarkan apalagi bermain seni sayang-sayang. Dan Mereka lebih enjoy dengan seni modern seperti K-Pop, rap, Rock, Boy band dan girl band tanpa menyadari bahwa mereka telah mengeksploitasi seni daerah yang menjadi identitas tanah Mandar.

Jika sekiranya realitas ini dibiarkan berkesinambungan, maka tidak lama lagi seni sayang-sayang akan punah dan tinggal kenangan. Oleh karena itu, penulis merasa terpanggil untuk menawarkan beberapa alternatif dalam memberikan oksigen kehidupan pada seni musik ini. Solusi yang pertama adalah pemerintah harus mengambil peranan dalam melestarikan seni sayang-sayang, seperti mengadakan Lomba seni sayang-sayang, seminar seni sayang-sayang, dan mensupport seniman-seniman sayang-sayang senior untuk tetap berkarya. Yang kedua adalah lembaga pendidikan seperti Sekolah menengah juga harus berperan aktif dalam memperkenalkan seni ini kepada para pelajar baik melalui kurikulum kesenian maupun kegiatan ekstrakurikuler kesenian. Dan yang ketiga adalah selaku generasi muda, kita harus memiliki kesadaran diri melihat situasi kesenian kita yang sudah amat krusial dengan tetap mencintai dan melestarikan seni musik ini. Jika solusi tersebut tereksekusi, insya allah seni sayang-sayang akan tetap eksis hingga akhir zaman.


Penulis :

heriadi darwisHeriadi Darwis, alumnus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) kota Pare-Pare, Jurusan Bahasa Inggris. Menyukai dunia  seni dan budaya Mandar, saat ini menetap di Pare-Pare dan aktif di lembaga Metro English Course sebagai pengajar.

Kontak Saya :

facebook : https://www.facebook.com/heriadi.darwis

 

 

Comments 

 
#1 2013-09-30 10:44
wach makasih artikelx ya. sy mulai tertarik mendengar alunan sayang sayang mandar yg sgt khas... cmn sayangx sy tdk terlalu mengerti bahsa mandar. krn emg bkn asli mandar. bapakku yg org mandar.smp baru injak tanah mandar bersama kluarga dri timor leste tahun 1999. jadi msi belajar keras memahami budaya mandar. sy sgt sepakat dgn tawaran alternatifx kak. udah di realisasikan ya kak?
Quote
 
 
#2 2013-09-30 18:48
sebaiknya memang saudara (luluareq) mengerti dulu bahasa Mandar, belajarlah sedikit demi sedikit, akan lebih nikmat mendengarkan sayang-sayang jiia tahu maksudnya apa,, yang jelas bagi yang mau belajar langsung dengan seni musik ini,, uwaq unding yang ada di foto diatas siap membantu untuk mengajari
Quote
 

Silahkan beri komentar, kalau ada link yang mati atau isinya perlu dikoreksi, laporkan juga disini.

Jawab :



Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar - Kompadansa Mandar
Desktop Version || Mobile Version || Feeds || Blog || Album Picasa || Saluran Youtube
Desain - Copyright © 2013-2018