Online 18 Pengunjung

Selamat datang di Portal Web Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar, biasa disingkat KPBWM atau Kompa Dansa Mandar atau KDM.         Bergabunglah bersama kami, Komunitas untuk mendapatkan berbagai informasi seputar budaya serta wisata yang ada di Tanah Mandar.

Home Seni Seni Musik Jenis Tabuhan Rebana Di Daerah Mandar

Jenis Tabuhan Rebana Di Daerah Mandar Cetak
oleh Administrator   
Selasa, 24 September 2013 15:30 | Tampil : 1591 kali.

Seni pertunjukan Parrawana adalah salah satu seni pertunjukan tradisional Mandar yang penyajiannya dilakukan berdasarkan acara-acara tertentu dan penyajiannya dapat dilakukan oleh siapa saja baik itu laki-laki, perempuan, dewasa bahkan anak-anak, dan setelah memperhatikan alat yang mereka gunakan, instrument rebana laki-laki (dewasa) paling besar sekitar 60 cm bahkan dahulu ada instrument yang melewati dari ukuran itu, dan Perempuan (Dewasa) paling besar sekitar 40 sampai 50 cm, yang paling mendasar dilihat dari perbedaanya adalah lebar instrument rebana yang digunakan perempuan lebih tipis dibanding instrument rebana yang digunakan laki-laki sedangkan untuk anak-anak ada yang berukuran 20 sampai 30 cm tetapi terkadang juga dipakai untuk ukuran laki-laki (dewasa).

ilustrasi tabuhan rebana mandar

Ilustrasi tabuhan rebana Mandar

Ada 5 (lima) jenis tabuhan yang sering diperdendangkan oleh beberapa pemain, hal ini menjadi dasar utama bagi creator-creator seni rebana untuk menciptakan ritmis-ritmis yang baru, sehingga didalam permainannya terkadang didengar sebuah ritmis yang sama tapi berbeda judul atau zikkir, sementara didalam catatannya bahwa kadangkala permulaan kalimat dari bait pertama dijadikan sebagai judul lagu sekaligus nama tabuhan seperti tabuhan Otove, Otove adalah sala satu pengembangan tabuhan dari lima jenis tersebut, namun diantara ruas-ruas barisnya ada selisih 1 atau 2 not yang berbeda terhadap ritmis yang sudah ada diantaranya adalah :

1. Bu’ru’da (Tabuhan pembuka)

Tabuhan ini selalu menjadi tanda opening atau dimulainya pertunjukan rebana, selain itu Bu’ru’da adalah jenis tabuhan yang mutlak pertunjukannya disebuah ruangan sebelum dipentaskan di Out Dor (ruang terbuka) dalam artian bahwa ritual sering kali ditemukan sebagai tanda keselamatan. 2 zikir yang digunakan untuk tabuhan Bu’ru’da yakni Bisama dan Tanangka

2. Deqdeq Kanjar

Deqdeq Kanjar adalah jenis tabuhan yang sudah mengalami perkembangan diantaranya Tabuhan Petindor, tabuhan Otove, Tabuhan Tama-tama. Tabuhan-tabuhan ini dapat dijelaskan judul yang dihasilkan berdasarkan kasus atau peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam mnasyarakat Mandar seperti  petindor, dalam acara pernikahan selamanya dilakukan istilah metindor atau irngan-iringan pengantin laki-laki menuju ke kediaman perempuan karena media yang digunakan adalah musik rebana maka jenis tabuhan yang dilantunkan adalah tabuhan petindor. Sedangkan tabuhan Tama-tama dapat dilihat dari ketukan ritmis yang dibawakan, dalam permainannya terdengar lebih banyak bunyi Plak dari pada bunyi bung.

3. Deqdeq Tallu

Deqdeq Tallu ini dapat dijelaskan sama seperti penjelasan tentang tabuhan Tama-tama, yakni bunyi yang dihasilkan memperdenganrkan 3x bunyi bung, istimewanya adalah bahwa tabuhan ini masih berdiri sendiri.

4. Deqdeq Appeq

Deqdeq Appe ini hampir sama dengan tabuhan De’de Tallu namun kenyataanya de’de Appe ini merupakan perkembanngan dari de’de tallu, yakni hanya mengalami penambahan bunyi Bung dan secara teori musik tetap ketukan sama tetapi nilai not yang berbeda.

5. Deqdeq Panetteq

Deqdeq panette ini adalah jenis tabuhan yang juga merupakan tabuhan berdiri sendiri dalam artian belum ada yang mencampuri atau belum mengalami perkembangan karena dianggap jenis tabuhan ini adalah tabuhan baru dan secara khusus dimainkan  pada saat pertunjukan karnaval.

Referensi :
 

Silahkan beri komentar, kalau ada link yang mati atau isinya perlu dikoreksi, laporkan juga disini.

Jawab :



Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar - Kompadansa Mandar
Desktop Version || Mobile Version || Feeds || Blog || Album Picasa || Saluran Youtube
Desain - Copyright © 2013-2018