Online 8 Pengunjung

Selamat datang di Portal Web Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar, biasa disingkat KPBWM atau Kompa Dansa Mandar atau KDM.         Bergabunglah bersama kami, Komunitas untuk mendapatkan berbagai informasi seputar budaya serta wisata yang ada di Tanah Mandar.

Home Wisata Mamuju Pulau Ambo, Potensi Wisata Bahari Kota Mamuju Sulawesi Barat

Pulau Ambo, Potensi Wisata Bahari Kota Mamuju Sulawesi Barat Cetak
oleh Administrator   
Sabtu, 01 Maret 2014 18:30 | Tampil : 2095 kali.

Pulau Ambo terletak di kabupaten Mamuju kecamatan Bala-Balakang, hasil pemekaran dari kecamatan Simboro. Kecamatan ini terdiri dari 12 gugusan pulau, 6 pulau memiliki penghuni dan 6 lainnya kosong tak berpenghuni. Daerah ini kaya akan hasil minyak bumi minyak berlimpah dan belum di garap karena diketahui mengancam keberlangsungan hidup masyarakat di sekitarnya.

Adapun daftar gugusan pulau yang ada di kecamatan Bala-balakang adalah Pulau Ambo, Pulau Seloang, Pulau Labia, Pulau Popoongang, Pulaun Samataha, Pulau Sabakkatang, Pulau Saboeang, Pulau Salissingang, Pulau Malamber, Pulau Anak Malamber, dan Pulau Tappilagaang.

Satu hal seru yang bisa dilakukan ketika berada di Pulau Ambo adalah melihat ikan hiu berukuran kecil dari dekat. Ikan ini adalah hasil tangkapan masyarakat sekitar pulau. Walaupun di beberapa negara penangkapan ikan hiu telah dilarang karena ancaman kepunahannya, entah seperti apa hiu yang ada di Pulau Ambo ini apakah telah ada aturan untuk menghindari penangkapan yang berlebihan ataukah seperti apa.

bermain dengan ikan hiu di pulau ambo mamuju sulbar

Bermain dengan hiu kecil di Pulau Ambo Mamuju Sulawesi Barat (Foto : Hasbi Djaya)

Pulau ini sebenarnya memiliki potensi pariwisata yang juga cukup menarik, hanya saja akses masuknya yang cenderung memakan waktu lama menjadikannya jarang dikunjungi oleh para pelancong. Dengan jarak sekitar 49,5 km dari pusat kota Mamuju, maka perjalanan laut menuju Pulau ini memakan waktu 4-5 jam menggunakan perahu motor.

Pulau Ambo banyak memiliki potensi, diantaranya yaitu struktur pantainya merupakan karang yang berusia hingga menghasilkan pantai berpasir putih, belum lagi pesona terumbu karangnya yang dapat dengan mudah dijumpai tidak jauh dari pesisir pulau. Disini juga dapat ditemukan beberapa penagkaran ikan Kerapu, salah satu ikan berkualitas ekspor yang dibudidayakan disini. Lobster serta penyu juga dapat anda temui di daerah pesisir pulaunya.

Aktivitas snorkling merupakan pilihan paling menggoda ketika anda mengunjungi Pulau Ambo, dan tidak kalah hebatnya adalah aktivitas diving (menyelam) tentu saja menjadi pilihan mahasempurna, namun fasilitas ini belumlah dapat anda temukan. Dukungan fasilitas-fasilitas wisata ini saat ini belum tersedia. Pulau ini hanyalah sebagai tempat bermukim bagi sekitar 530-an orang kepala keluarga.

Akses menuju Pulau Ambo ditempuh dalam hitungan 4 jam untuk sampai ke pulau pertama dengan ukuran angkutan perahu/kapal motor yang lebih kecil dari kapal "paqgae". Karena merupakan gugusan pulau (memiliki pulau-pulau tetangga) maka cukup mudah untuk menjangkau pulau-pulau lainnya.

Diantara gugusan pulau di Kecamatan Bala-Balakang ini, maka pulau-pulau yang tidak berpenghuni adalah hal yang paling menarik, tidak kemudian rugi jika anda menjejakkan kaki di tempat-tempat ini, ada daerah yang jarang terjamah oleh tangan-tangan manusia dengan bentukan dan polesan alam, serasa pulau ini adalah milik anda sendiri saat merapatkan kapal bersandar di pesisirnya.

Lalu jika akan berkunjung ke gugusan pulau di kec. Bala-Balakang dan ingin gratis ini maka anda bisa menumpang perahu nelayan dengan kapasitas 3-4 orang. Biaya yang akan keluarkan adalah untuk ongkos keliling pulau dengan bahan bakar "solar" dengan jumlah ratusan liter (dalam ukuran satu setengah drum). Biaya yang anda keluarkan juga adalah untuk membayar ongkos anak buah kapal atau jika ingin praktis anda dapat menyerahkan semua total biaya yang dibayar untuk mengunjungi beberapa pulau ini lalu membayar sesuai kesepakatan yang telah anda buat.

 

Silahkan beri komentar, kalau ada link yang mati atau isinya perlu dikoreksi, laporkan juga disini.

Jawab :



Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar - Kompadansa Mandar
Desktop Version || Mobile Version || Feeds || Blog || Album Picasa || Saluran Youtube
Desain - Copyright © 2013-2018