Online 61 Pengunjung

Selamat datang di Portal Web Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar, biasa disingkat KPBWM atau Kompa Dansa Mandar atau KDM.         Bergabunglah bersama kami, Komunitas untuk mendapatkan berbagai informasi seputar budaya serta wisata yang ada di Tanah Mandar.

Home Wisata Polewali Mandar Buttu Tie-Tie, Spot Melihat Polewali Mandar Dari Ketinggian

Buttu Tie-Tie, Spot Melihat Polewali Mandar Dari Ketinggian Cetak
oleh Ashari Sarmedi   
Senin, 14 Juli 2014 05:51 | Tampil : 1470 kali.

Gunung ini terletak di Desa Suruang kecamatan campalagian kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, waktu tempuh dari pusat kota kecamatan Campalagian sekitar 1 jam perjalanan dengan kendaraan bermotor dan memakan waktu yang lebih jika berjalan kaki.

pemandangan buttu tie-tie campalagian

Pemandangan di Buttu Tie-Tie, Campalagian, Polewali Mandar (Foto : Ashari Sarmedi)

barisan gunung di buttu tie tie campalagian polman

Barisan gunung di Buttu Tie-Tie, Campalagian, Polewali Mandar (Foto : Ashari Sarmedi)

Hal menarik dari tempat ini yaitu sepanjang perjalanan kita disuguhi keindahan bentangan sawah ataupun garis pantai yang begitu indah; ini bisa anda dapatkan di salah satu puncak buttu (Gunung) Tie-Tie. Jika di pulau Jawa ada Puncak atau di Mamuju dengan Kelapa tujuhnya yang menjadi kebanggaan karena dapat melihat kota dari tempat tersebut, maka tanah Mandar juga punya spot seperti itu, salah satunya yaitu Buttu Tie-tie, kita dapat melihat beberapa kota kecamatan di kabupaten Polewali Mandar diantaranya yaitu Campalagian, Mapilli, Wonomulyo bahkan kota Polewali juga bisa disaksikan dari jauh (jika cuaca cerah).

berwisata di buttu tie tie campalagian

Di atas buttu Tie-Tie,  Polewali Mandar (Foto : Ashari Sarmedi)

Di salah satu puncak di Buttu Tie-tie terdapat makam tua. Menurut penduduk setempat ini adalah makam raja Tie-tie atau Maraqdia Tie-tie.

makam maraqdia di buttu tie-tie

Makam tua yang diyakini milik Maraqdia Tie-Tie (Foto : Ashari Sarmedi)

Sejarah makam ini belum satupun yg bisa menjelaskannya secara detail hanya sebagian penggalan-penggalan cerita dari para tetuah setempat.

Penulis :

ashari sarmediAshari Sarmedi, lahir dan dibesarkan di Gonda, Desa laliko, Kec. Campalagian Kab. Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Saat ini bemukim di Makassar, Sulawesi Selatan. Menggemari dunia budaya, wisata, dan travelling

Kontak Saya

facebook :  https://www.facebook.com/arie.nacampa

 

 

Silahkan beri komentar, kalau ada link yang mati atau isinya perlu dikoreksi, laporkan juga disini.

Jawab :



Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar - Kompadansa Mandar
Desktop Version || Mobile Version || Feeds || Blog || Album Picasa || Saluran Youtube
Desain - Copyright © 2013-2017