Online 61 Pengunjung

Selamat datang di Portal Web Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar, biasa disingkat KPBWM atau Kompa Dansa Mandar atau KDM.         Bergabunglah bersama kami, Komunitas untuk mendapatkan berbagai informasi seputar budaya serta wisata yang ada di Tanah Mandar.

Home Wisata Polewali Mandar Mengunjungi Sumur Kehidupan Di Desa Samasundu Kec. Limboro Kab. Polewali Mandar

Mengunjungi Sumur Kehidupan Di Desa Samasundu Kec. Limboro Kab. Polewali Mandar Cetak
oleh Muhammad Abrar   
Kamis, 07 Agustus 2014 14:26 | Tampil : 1831 kali.

Ini edisi trip berdua saya dengan member Kompa Dansa Mandar asal Makassar, Hasbi, sebut saja ini trip berdua kami menjelajahi bumi Tinambung dan sekitarnya. Kali ini kami berkunjung ke "sumur jodoh", sumur yang terletak di desa Samasundu kec. Limboro, kab. Polewali Mandar. Jaraknya sekitar 5 km dari ibukota kecamatan Tinambung.

Info yang kami peroleh nama sumur ini adalah "sumur jodoh", dan fakta yang kami dapatkan setelah tiba adalah penduduk sekitar tidak pernah menyebutnya dengan istilah seperti itu, orang-orang luarlah yang mengenali dan memberi nama "sumur jodoh"Sumur yang terletak di daerah perbukitan padat penduduk ini, menyimpan banyak cerita dan keunikan. Sumur memiliki 3 petak pembatas antara sumur satu dengan sumur yang lain. Salah satu petak dari sumur ini hanya di gunakan untuk mengambil air minum saja, sementara beberapa petak yang lain di gunakan untuk keperluan mandi atau hanya sekedar mencuci.

sumur desa samasundu limboro polman

Sumur di desa Samasundu yang disebut sumur jodoh (Foto : Muhammad Abrar)

sumur jodoh samasundu limboro polman

Bagian petak lain sumur di desa Samasundu  (Foto : Muhammad Abrar)

Yang unik dari "sumur jodoh’’ ini adalah ia merupakan satu-satunya sumur yang ada di desa samasundu, bisa di simpulkan bahwa sumber air dari masyarakat setempat adalah berasal dari "sumur jodoh" ini. Mungkin bisa anda bayangkan, kesulitan warga jika sumur ini tak lagi mengeluarkan air (terjadi pendangkalan).

berada di sumur jodoh desa samasundu

Hasbi, member KDM Makassar di  lokasi sumur (Foto : Muhammad Abrar)

Pada petak yang di khususkan untuk air minum, terpasang puluhan pompa air yang terhubung langsung dengan rumah warga yang berada di sekitar "sumur jodoh", bahkan ada sebagian warga yang menggunakan lebih dari satu pompa air, karena jarak antara rumah dengan "sumur jodoh" agak jauh dan berada di ketinggian.

puluhan pompa air di sumur desa samasundu polman

Puluhan pipa pompa air dari rumah-rumah warga yang menggunakan air sumur sebagai sumber kehidupan (Foto : Muhammad Abrar)

Sepenggal Cerita Tentang Sumur Jodoh Samasundu

Sumur jodoh ini konon pertamakali di temukan oleh hewan peliharaan "puang dipangale", beliau adalah orang pertama yang mendiami desa Samasundu dan beliau jugalah yang membuka lahan hingga menjadi perkampungan seperti yang terlihat saat ini. Saat Puang Di Pangale sedang beristirahat tepat di bawah pohon beringin, anjing kesayangannya terlihat sedang mencakar-cakar permukaan tanah, tak diketahui apa sebabnya dan secara tak sengaja permukaan tanah yang tadi di cakar mengeluarkan air, lalu bergegaslah ia (Puang Di Pangale) menggali permukaan tanah tersebut hingga menjadi sebuah sumur, sampai saat ini menurut warga sekitar air sumur tidak pernah betul-betul surut, dan hingga kini sumber air di desa Samasundu hanya berasal dari "sumur jodoh". Saya menyimpulkan bahwa sumur ini sebenarnya kurang cocok jika di namakan "sumur jodoh", mungkin lebih tepat jika diberi nama "sumur KEHIDUPAN"

mandi di sumur jodoh desa samasundu

Menikmati mandi di sumur Samasundu (Foto : Muhammad Abrar)

mandi di sumur jodoh desa samasundu

Menikmati mandi di sumur Samasundu (Foto : Muhammad Abrar)

Kami lalu mengakhiri trip di desa Samasundu dengan mandidi sumur ini, airnya segar dan dingin, dua jam lamanya kami menghabiskan waktu untuk mandi, lalu apakah mengharapkan jodoh atau tidak? Ini kembali soal percaya atau tidak.


Penulis :

muhammad abrarMuhamad Abrar , lahir dan dibesarkan di kecamatan Wonomulyo  kabupaten Polewali Mandar, saat ini tinggal di tempat yang sama. Memiliki hobi menggambar sketsa, mencintai dunia travelling dan wisata. 

Kontak Saya

facebook :  https://www.facebook.com/abrar.stillown

 

 

Comments 

 
#1 2014-09-23 13:37
sumur di samasundu itu banyak bahkan banyak penduduk yg memiliki sumur pribadi. disamasundu itu banyak sumber air dan "sumur jodoh" (sebutan orang luar) atau passauwwang kayyang (sebutan orang samasundu) keberadaannya sangat penting karena sumur ini merupakan sumur adat yang menandakan bahwa samasundu itu merupakan salah satu appe banua kayyang di arajang balanipa. saya secara pribadi berterima kasih atas publikasinya dan sangat disayangkan kl anda kesamasundu hanya mengunjungi sumur samasundu tp tidak melihat hal2 unik yang lain di samasundu mis: sampai detik ini banyak orang tidak tahu dimanakan kampung samasundu yang sebenarnya. tks
Quote
 

Silahkan beri komentar, kalau ada link yang mati atau isinya perlu dikoreksi, laporkan juga disini.

Jawab :



Komunitas Penggiat Budaya dan Wisata Mandar - Kompadansa Mandar
Desktop Version || Mobile Version || Feeds || Blog || Album Picasa || Saluran Youtube
Desain - Copyright © 2013-2017